Politik Merambah Klan (Marga) Orang Bali


Klan atau Soroh adalah sebutan bagi Marga dalam sistem kekerabatan di Bali. Saat ini memang terjadi exlusivisme bagi mayoritas orang Bali ketika klan atau soroh tersebut melekat pada dirinya. Namun tanpa disadari akan terjadi pengelompokkan akibat fanatisme soroh yang berlebihan. Terjadi pengkotak-kotakan derajat dalam masyarakat Bali ketika klan yang satu merasa mempunyai derajat yang lebih tinggi dari yang lainnya. Neo Feodalisme akan terbentuk dan inilah awal perpecahan orang Bali.

Kelompok-kelompok klan yang terbentuk ibarat kantung-kantung suara bagi politisi yang jeli melihat celah dan kelemahan sistem klan di Bali. Lobi – lobi politik tentu akan lebih mudah dan bahkan tak terbantahkan ketika tokoh sebuah partai politik juga pemimpin sebuah soroh/klan/marga di Bali. Apalagi ketika klan tersebut juga memiliki pertalian dengan klan lainnya yang se-level. Maka politik praktis ibarat virus yang dapat meng-infeksi sampai ke akar-akar sebuah piramida soroh di Bali yang hidup dalam benteng adat yang kuat dengan sekali sentuhan saja. Sekuat apapun benteng adat kita di Bali, kelemahan-kelemahan sistem soroh ibarat kuda troya yang memecah Bali secara internal. Waspadalah..!!

Dudonan Karya “Mamungkah, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih Lan Mapedudusan Agung” Pura Penataran Pande Bujaga 2013


Dudonan Karya “Mamungkah, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih Lan Mapedudusan Agung” Pura Penataran Pande Bujaga 26 Januari 2013

  1. Download Dudonan hal 1
  2. Download Dudonan hal 2
  3. Download Dudonan hal 3
  4. Atau baca selengkapnya dibawah ini : Continue reading

Bali Jelang Pilgub 2013 : Main Keroyokan!


Setahun jelang Pilgub Bali 2013, rakyat benar-benar dibikin pusing oleh suasana pemerintahan yang dihantam dari segenap penjuru sehingga mengganggu ritme kerja pemerintah seperti yang dilansir oleh sebuah media cetak nasional baru-baru ini. Setiap terjadi kasus yang menyangkut kebijakan dibawa masuk dalam ranah politik dan menjadi polemik akibat ambisi politik yang terlalu ngebet serta tidak sabaran. Alhasil pemerintahan menjadi tidak nyaman dan eksekutif terganggu bekerja sehingga rakyat yang pertama akan dirugikan. Continue reading

“CSR” Belum Menyentuh Pendidikan Luar Biasa Di Bali


(Denpasar, 20/10)

Siapa yang tidak mengenal Bali? Sebagai daerah destinasi wisata tentu saja Bali menjadi serbuan turis asing maupun mancanegara. Denyut perekonomian tumbuh dalam berbagai sektor yang berbasis pariwisata dengan bermacam dampaknya. Para penanam modal berlomba membangun perusahaan dan meraup keuntungan dari setiap jengkal tanah yang menjadi warisan anak-anak Bali. Tanggung jawab sosial perusahaan telah disalurkan dalam bentuk bantuan bagi kemajuan masyarakat Bali walaupun belum semua perusahaan melaksanakannya. Namun ada yang belum tersentuh yaitu Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Bali. Kepedulian sektor industri bagi kemajuan “Pendidikan Khusus” di Bali sangat diperlukan dalam kondisi dimana perhatian pemerintah terhadap Sekolah Luar Biasa masih minim. Continue reading

Monitoring “Majunetra” berjalan sukses


(Denpasar, PKLK)

Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan (BPMRP) melaksanakan kegiatan Monitoring Pemanfaatan Media Audio Jelang Ujian Nasional untuk Tunanetra (Majunetra) di Hotel Inna Bali, Rabu (17/10). Kegiatan dimaksudkan untuk memantau implementasi Media Audio pada Sekolah Luar Biasa yang melayani siswa Tunanetra di Bali. Para peserta terdiri dari siswa SLB-AN Denpasar dan SLB-B Tabanan dengan antusias mengikuti simulasi pembelajaran media audio tersebut. Continue reading

Masyarakat Jarang Mengenal Wajah Koruptor


Dalam iklim reformasi dan keterbukaan informasi publik, seyogyanya masyarakat bukan hanya mampu memperoleh informasi tentang pembangunan dan kemajuan daerahnya masing-masing namun juga berhak mendapatkan informasi seputar korupsi termasuk wajah-wajah para koruptornya baik di daerah maupun pusat. Sangat disayangkan jika masyarakat kecil pedesaan sampai tidak mengenali koruptor-koruptor perampok uang rakyat.

Berbagai kasus korupsi yang terjadi di republik ini menempatkan Indonesia pada posisi terpuruk dalam mewujudkan “Clean Government”. Praktek korupsi hampir terjadi di setiap sektor pembangunan dan sangat menghambat kemajuan yang diharapkan menyentuh semua lapisan masyarakat. Sangat ironis, di satu sisi rakyat bersusah payah membangun Negara ini dengan membayar pajak dan di sisi lain uang rakyat dirampok melalui praktek-praktek koruptif secara masif. Continue reading

Kurikulum Pendidikan Harus Dirombak!!


(Denpasar, 5/10)

Kurikulum Nasional sebagai bagian dari Standar Nasional Pendidikan di Indonesia dalam implementasinya belum menghasilkan anak-anak didik menurut criteria dan tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Perubahan perilaku sebagai indikator dasar suksesnya pendidikan belum tercapai dengan baik akibat eksplorasi habis-habisan dalam ranah kognitif semata dan mengesampingkan nilai-nilai luhur sebuah prilaku yang beradab. Sistem pendidikan saat ini hanya mencetak orang-orang pintar tanpa meletakkan pondasi moral dan budi pekerti dalam ”human attitude”. Faktanya, dibalik eforia dalam ”success story” dunia pendidikan Indonesia, siswa-siswanya bahkan mahasiswa sering terlibat tawuran dan kekerasan yang berujung korban jiwa. Continue reading