Sekolah Filial Tambang Generasi Cerdas


FILIALSekolah Filial ini adalah istilah yang berarti sekolah yang jaraknya sangat jauh dari keramaian kota dan terpencil. Dengan demikian fasilitas sekolah tentunya sangat minim. Jika persepsi kita sama, tentu dapat dikatagorikan ibarat sekolah jadul atau tempoe doeloe. Sekolah-sekolah di jaman pergerakan dahulu bisa disebut sekolah filial jika dibandingkan lembaga modern saat ini. Namun, pernahkah kita berpikir berapa tokoh-tokoh genius dan sukses saat ini yang merupakan produk pendidikan masa lampau. Sekolah filial adalah cikal bakal para generasi tua yang merajai saat ini.

Kualitas anak-anak pedesaan jauh lebih bagus dibandingkan anak yang hidup di kota. Jika seorang anak desa mendapat peringkat di sekolahnya tentulah memang betul-betul anak mumpuni. Karena dengan fasilitas dan dukungan minimal, ia mampu berprestasi maksimal. Berbekal tekad untuk menggapai prestasi adalah modal utama anak-anak di desa. Kecerdasan dan kepintaran akan menjadi permanen dan melekat pada diri si anak.

Lain halnya dengan anak-anak di perkotaan, mereka berprestasi dengan dukungan, fasilitas dan kemudahan dari para orang tua yang berduit. Untuk menjadi anak yang berprestasi, anak-anak kota dipacu dengan beragam bimbingan belajar dan sumber belajar yang gampang mereka dapatkan. Alhasil, lahirlah anak-anak kota yang pintar karbitan, dipaksa untuk pintar.

Dari sekian banyak pengalaman yang penulis rasakan. Dalam sebuah perguruan tinggi di kota besar, mahasiswa yang berasal dari desa cenderung lebih menonjol dibandingkan mahasiswa asli perkotaan. Pada fase ini, kentara sekali kualitas kecerdasan yang lebih baik dimiliki oleh anak-anak dari desa.

Sekolah filial bisa dikatakan tambang, karena menjadi sumber dari tokoh-tokoh sukses dan piawai saat ini. Bahkan mungkin Soekarno sekalipun juga berasal dari sekolah tempoe doeloe yang untuk saat ini bisa dikatakan sekolah filial. ***

Advertisements

One thought on “Sekolah Filial Tambang Generasi Cerdas

  1. nakbalibelog

    Kecerdasan dibentuk oleh pola pikiran dan lingkungan disekitarnya, apabila tidak ada tuntutan yang bertubi-tubi akan tumbuh pola pikir yang penuh kecerdasan, suksma artikelnya…sukses

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s