Politik Merambah Klan (Marga) Orang Bali


Klan atau Soroh adalah sebutan bagi Marga dalam sistem kekerabatan di Bali. Saat ini memang terjadi exlusivisme bagi mayoritas orang Bali ketika klan atau soroh tersebut melekat pada dirinya. Namun tanpa disadari akan terjadi pengelompokkan akibat fanatisme soroh yang berlebihan. Terjadi pengkotak-kotakan derajat dalam masyarakat Bali ketika klan yang satu merasa mempunyai derajat yang lebih tinggi dari yang lainnya. Neo Feodalisme akan terbentuk dan inilah awal perpecahan orang Bali.

Kelompok-kelompok klan yang terbentuk ibarat kantung-kantung suara bagi politisi yang jeli melihat celah dan kelemahan sistem klan di Bali. Lobi – lobi politik tentu akan lebih mudah dan bahkan tak terbantahkan ketika tokoh sebuah partai politik juga pemimpin sebuah soroh/klan/marga di Bali. Apalagi ketika klan tersebut juga memiliki pertalian dengan klan lainnya yang se-level. Maka politik praktis ibarat virus yang dapat meng-infeksi sampai ke akar-akar sebuah piramida soroh di Bali yang hidup dalam benteng adat yang kuat dengan sekali sentuhan saja. Sekuat apapun benteng adat kita di Bali, kelemahan-kelemahan sistem soroh ibarat kuda troya yang memecah Bali secara internal. Waspadalah..!!

Advertisements

One thought on “Politik Merambah Klan (Marga) Orang Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s