Tag Archives: PNS

Profesionalisasi Aparatur Ibarat Menegakkan Benang Basah


profesionalitas-pnsKata “professional” itu sering melekat pada bidang pekerjaan swasta. Kalau ingin dibilang profesional sebaiknya magang dulu pada perusahaan swasta. Kebiasaan hantam kromo dalam mempekerjakan bawahan bukalah profesionalisme yang sehat. Inovasi memang penting namun pola kerja yang sehat lebih penting karena akan menjamin kontinuitas output yang berkualitas.

Istilah profesionalisme berasal dari kata professio, dalam Bahasa Inggris professio memiliki arti sebagai berikut: A vocation or occupation requiring advanced training in some liberal art or science and usually involving mental rather than manual work, as teaching, engineering, writing, etc. (Webster dictionary,1960:1163) (suatu pekerjaan atau jabatan yang membutuhkan pelatihan yang mendalam baik di bidang seni atau ilmu pengetahuan dan biasanya lebih mengutamakan kemampuan mental daripada kemampuan fisik, seperti mengajar, ilmu mesin, penulisan, dll). Continue reading

PNS DI JAMAN KALI : YANG PINTAR SIKAT YANG JUJUR


Pegawai Negeri Sipil model apakah yang kita harapkan saat ini sebagai pelayan masyarakat? Yang pintarkah atau yang jujur? Sebetulnya masih ada Pegawai Negeri yang jujur, namun lebih banyak lagi yang pintar. Mereka bahkan sering terlibat perseteruan dalam konteks perang dingin di internal satuan-satuan kerja pemerintah. Walaupun akhirnya yang jujur mesti tersingkirkan.

Dalam era globalisasi di jaman kali, tingkat moralitas manusia tinggal 1/4 saja. Manusia umumnya dan PNS khususnya akan mengalami banyak kemerosotan kualitas moral dalam kinerja dan tanggung jawab pribadi. Semakin banyak PNS cakap namun busuk akibat terjerumus dalam ambisi pribadi. Dan PNS jujur yang bekerja tanpa curiga akan terpinggirkan, tergerus bahkan terdepak dari posisinya. Mereka tentu akan diposisikan dengan kerja rodi atau sering ditipu oleh sesama PNS. Rasa tidak betah, jenuh akibat dijejali pekerjaan yang terpaksa dikerjakan akibat kelicikan teman-temannya. Suatu ketika PNS jujur akan angkat kaki adalah suatu keniscayaan. Continue reading

….Tidak Mesti Jadi Pegawai


Jam sudah menunjukkan pukul 14.15, sore itu saya teringat pada ban sepeda kesayangan si kecil yang lagi kempes dari kemarin. Untungnya dia lagi tidur siang sehabis dimarahi ibunya karena merengek-rengek minta mainan sepeda di halaman gang. Dengan mata lelah karena kantuk, saya bawa sepeda butut itu ke tempat press ban di bilangan Jalan Buaji selatan rumah.

Susah benar menemukan bengkel sepeda butut karena kebanyakan yang ada di pinggir jalan Cuma bengkel motor. Maklumlah pangsa pasarnya mulai minim sehabis “booming” kemarin, orang pada malas bikin bengkel sepeda. Apaboleh buat, akhirnya saya coba masuk ke sebuah bengkel motor sederhana, sukurlah ia mau terima press ban sepeda. Continue reading

PNS Krama Bali sebagai warga adat juga “Ngayah”…


Perihal “Ngayah” yang selama ini menjadi topik hangat dalam sebuah media cetak di Bali cenderung memposisikan bahwa PNS / Krama Bali yang mempunyai pekerjaan sebagai PNS adalah jauh dari kegiatan – kegiatan sosial masyarakat Bali bahkan seakan-akan bukan merupakan warga adat di Bali.  Gaji yang diterima PNS dijadikan pembanding dalam memandang persoalan-persoalan yang dihadapi prejuru-prejuru adat dalam melaksanakan kegiatan “Ngayah”. Continue reading