Character Building Dengan Etika “Sor-Singgih Basa Bali” (Sebuah pemikiran)


Membangun karakter individu dalam konteks pendidikan karakter bukanlah pekerjaan yang instant. Sejauh ini ditempuh upaya melalui pendekatan dalam pembentukan ataupun perubahan prilaku individu. Logikanya adalah individu melakukan self reflection beragam pencitraan etika dan perbuatan yang ditunjukkan oleh pendidik dan institusi secara umum. Setiap contoh perbuatan yang baik dimaksudkan untuk mempengaruhi rasa maupun mental kepribadian seseorang dan sekaligus merubah main set individu atau kelompok untuk dapat berprilaku positif, normalisasi dan menciptakan kebiasaan-kebiasaan baru. Dengan demikian, pola yang terjadi adalah :

Contoh perbuatan ——> pikiran/kepribadian —–> merubah prilaku.

Kepribadian bukanlah karakter. Setiap orang punya kepribadian yang berbeda-beda sejak saat manusia dilahirkan. Setiap kepribadian pasti ada kelemahan dan kelebihannya di aspek kehidupan sosial masing-masing pribadi. Jikalau kelemahan-kelemahannya mampu diperbaiki dan tercipta kebiasaan-kebiasaan positif maka inilah yang dimaksud karakter.

Selain dari contoh-contoh perbuatan yang digunakan sebagai Source, mungkinkah tata cara bertutur kata dan etika bahasa dapat menyentuh kepribadian seseorang yang akhirnya membangun karakter positif suatu individu?

Dalam peradaban budaya masyarakat Bali, yang menjadi suatu keunikan dari masyarakat hindu di bali adalah penggunaan bahasa yang khas yaitu “Bahasa Bali”, bahasa yang digunakan oleh seluruh masyarakat Bali sangatlah memiliki nilai-nilai kode etik yang tinggi baik ditinjau dari nilai estetika dan seni berbicara yang digunakan dalam konteks penyampaiannya dalam kehidupan bermasyarakat. Terkandung berbagai tingkatan didalamnya yang disebut “Sor-Singgih Basa Bali”, yaitu Basa Alus Singgih, Alus Sor dan Alus Mider.

Sor-Singgih Basa Bali berarti aturan tentang tingkat-tingkatan atau tinggi rendah yang menyangkut rasa / perasaan yang merujuk pada rasa solidaritas dengan saling hormat menghormati dalam menggunakan Bahasa Bali terhadap lawan bicara. Sebagai contoh,

Ida Peranda Ngandika : “ Cening Mara Teka?”

I Cening matur : “Titiang Wau Ratu Pranda”

(Bapak Pendeta berkata : “anakku, kamu baru datang?)

(Sang Anak berkata : “saya baru datang Bapak Pendeta”)

Dalam percakapan diatas jelas tersurat tingkatan bahasa yang digunakan oleh kedua orang tersebut. Sang anak menggunakan tingkatan bahasa yang lebih halus, kaya moral, ber-etika dalam menjawab pertanyaan orang tua yang lebih dihormatinya.

Dalam penggunaan Bahasa Bali sangatlah memperhatikan tata etika / mengandung tingkat nilai moralitas yang tinggi terhadap penggunanya dengan lawan yang diajak bicara. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman dan mempunyai daya interpretasi bagi penyimaknya yang sebagai lawan pembicara. Ketrampilan ber-Bahasa Bali sebagai sarana komunikasi harus memiliki kaidah yang patut dan benar serta sesuai dengan penggunaannya dalam kehidupan. Membangun rasa saling menghargai dan hormat-menghormati antar sesama dalam bermasyarakat, rasa kekeluargaan dan solidaritas yang tinggi dalam kehidupan.

Dalam konteks dan ruang lingkup sosial masyarakat di Bali yang menggunakan sistem “Sor-Singgih Basa Bali” dimana melibatkan generasi muda didalamnya, nilai kode etik dan moral yang baik terkandung dalam komunikasi bahasa sudah barang tentu secara otomatis akan membentuk kepribadian positif, menciptakan kebiasaan-kebiasaan beradab  yang menjadi sumber dari terbentuknya karakter-karakter yang baik bagi anak-anak muda kita.  “Sor-Singgih Basa Bali” mampu memberi pandangan mengenai berbagai jenis nilai hidup, seperti kejujuran, kecerdasan, kepedulian, hormat, toleransi dan lain-lainnya dalam membangun karakter berkepribadian Bangsa. Mari kita budayakan menggunakan Sor-Singgih Basa Bali…! ***

Advertisements

One thought on “Character Building Dengan Etika “Sor-Singgih Basa Bali” (Sebuah pemikiran)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s