VANtheyologist

Give freedom our Opinions..

Anjangsana Pangdam IX/Udayana : “TNI Peduli Siswa Tuna Netra”


(Denpasar, SLBAN DPS)

Asisten Teritorial Kasdam IX/Udayana, Kol. Inf. I Made Datrawan, mewakili Pangdam IX/Udayana melakukan kunjungan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Bagian A Negeri Denpasar, Kamis (27/9).  Kunjungan serangkaian HUT TNI ke-67 dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Bali. Segenap warga sekolah menyambut meriah kedatangan prajurit-prajurit TNI dengan hiburan musik kolaborasi yang dibawakan oleh siswa-siswi tuna netra. Continue reading

27 September 2012 Posted by | Topik Hangat | , , , , , , | Leave a comment

Dari OSN PKLK 2012 : “Skor Nol Bertahan lama”


Peserta SDLB/Inklusif kesulitan menjawab soal babak semifinal cerdas cermat MIPA yang berlangsung di ruang Tabanan, Hotel Sanur Paradise Selasa kemarin, (4/9). Beberapa peserta bertahan dengan skor nol hingga waktu menjawab soal wajib berakhir.

Materi soal yang dikeluarkan oleh team OSN memiliki tingkat kesulitan diatas kemampuan peserta yang merupakan siswa Tunanetra. Soal-soal tersebut menuntut trik-trik khusus untuk mempercepat pengerjaannya. Dalam soal matematika, setiap item memerlukan penyelesaian dalam beberapa tingkat/proses sehingga peserta kurang mampu menyelesaikannya dengan cepat dan tepat dalam waktu empat puluh lima (45) detik. Continue reading

6 September 2012 Posted by | Pendidikan | , , , , , , , , , , | Leave a comment

“Raja Dretarastra Drop Out dari SLB Hastinapura”


(Sekedar latihanku corat-coret fiksi)

Suatu sore ditahun 2800 SM, tiga orang bocah bermain-main di halaman sebuah rumah mewah diawasi oleh dua orang pembantunya. Mereka bersenda gurau terkadang tertawa terbahak-bahak karena asyik dengan permainannya. Terkadang mereka berlari saling kejar mengejar di halaman rumah yang sangat luas itu. Maklumlah, istana kerajaan kuru adalah tempat paling mewah di hastina kala itu. Rumah seluas 800 meter persegi ditempati oleh dua orang ibu permaisuri yang bernama ibu Ambika dan Ambalika. Dari kedua permaisuri inilah cikal bakal keturunan bangsa bharata yang gagah perkasa.

Bocah-bocah itu tiada lain adalah Dretarastra, pandu dan widura. Dretarastra adalah putra ibu Ambika, pandu adalah putra ibu ambalika dan widura adalah saudara tiri dari keduanya dari ibu yang berbeda. Namun ketiga anak itu mempunyai ayah yang sama. Continue reading

2 July 2012 Posted by | Kritik & Opini, Mahabharata | , , , , , , , | Leave a comment

Sukseskan MUSDA V DPD PERTUNI BALI


MUSDA V DPD PERTUNI BALI

Lokasi: Graha Pertiwi Jln. Pertiwi No 9 Kerobokan – Badung, Bali

Tanggal 13 – 15 Juni 2010

26 May 2010 Posted by | Bali, Sosial, Topik Hangat | , , , , , , | Leave a comment

Merayakan Tahun Baru 2010 “SLB A Negeri Denpasar”


Keluarga Besar SLB A N. Denpasar merayakan Tahun Baru 2010

Perayaan tahun baru 2010 berlangsung meriah, yang dirayakan bersama oleh seluruh kerluarga besar SLBAN denpasar Bali. Perayaan dibuka oleh kepala sekolah SLBAN denpasar ” Bapak Ngakan Dirgayusa” bersama seluruh dewan guru dan anak-anak didik.

Bapak kepala sekolah berharap semoga di tahun baru 2010, baik tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan murid untuk tetap memelihara kinerja yang baik yang sudah dicapai pd tahun 2009, danke depan lebih ditingkatkan di tahun yang baru ini.

Perayaan tahun baru dimeriahkan oleh Band anak SLB A N denpasar. Dilanjutkan dengan menyanyi bersama.

Continue reading

16 January 2010 Posted by | Pendidikan | , , | 3 Comments

Anak Tuna Netra


Strategi pembelajaran anak tuna netra

20090417_4

Permasalahan strategi pembelajaran dalam pendidikan anak tunanetra didasarkan pada dua pemikiran, yaitu :

1. Upaya memodifikasi lingkungan agar sesuai dengan kondisi anak (di satu sisi).

2. Upaya pemanfaatan secara optimal indera-indera yang masih berfungsi, untuk mengimbangi kelemahan yang disebabkan hilangnya fungsi penglihatan (di sisi lain).

Strategi pembelajaran dalam pendidikan anak tunanetra pada hakekatnya adalah strategi pembelajaran umum yang diterapkan dalam kerangka dua pemikiran di atas. Pertama-tama guru harus menguasai karakteristik/strategi pembelajaran yang umum pada anak-anak awas, meliputi tujuan, materi, alat, cara, lingkungan, dan aspek-aspek lainnya. Langkah berikutnya adalah menganalisis komponen-komponen mana saja yang perlu atau tidak perlu dirubah/dimodifikasi dan bagaimana serta sejauh mana modifikasi itu dilakukan jika perlu. Pada tahap berikutnya, pemanfaatan indera yang masih berfungsi secara optimal dan terpadu dalam praktek/proses pembelajaran memegang peran yag sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar.
Dalam pembelajaran anak tunanetra, terdapat prinsip-prinsip yang harus diperhatikan, antara lain :

1) Prinsip Individual

Prinsip individual adalah prinsip umum dalam pembelajaran manapun (PLB maupun pendidikan umum) guru dituntut untuk memperhatikan adanya perbedaan-perbedaan individu. Dalam pendidikan tunanetra, dimensi perbedaan individu itu sendiri menjadi lebih luas dan kompleks. Di samping adanya perbedaan-perbedaan umum seperti usia, kemampuan mental, fisik, kesehatan, sosial, dan budaya, anak tunanetra menunjukkan sejumlah perbedaan khusus yang terkait dengan ketunanetraannya (tingkat ketunanetraan, masa terjadinya kecacatan, sebab-sebab ketunanetraan, dampak sosial-psikologis akibat kecacatan, dll). Continue reading

19 October 2009 Posted by | Pendidikan | , , , | 2 Comments

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.