VANtheyologist

Give freedom our Opinions..

Dari OSN PKLK 2012 : “Skor Nol Bertahan lama”


Peserta SDLB/Inklusif kesulitan menjawab soal babak semifinal cerdas cermat MIPA yang berlangsung di ruang Tabanan, Hotel Sanur Paradise Selasa kemarin, (4/9). Beberapa peserta bertahan dengan skor nol hingga waktu menjawab soal wajib berakhir.

Materi soal yang dikeluarkan oleh team OSN memiliki tingkat kesulitan diatas kemampuan peserta yang merupakan siswa Tunanetra. Soal-soal tersebut menuntut trik-trik khusus untuk mempercepat pengerjaannya. Dalam soal matematika, setiap item memerlukan penyelesaian dalam beberapa tingkat/proses sehingga peserta kurang mampu menyelesaikannya dengan cepat dan tepat dalam waktu empat puluh lima (45) detik. Continue reading

6 September 2012 Posted by | Pendidikan | , , , , , , , , , , | Leave a comment

Guru SLB di Bali : “Kinerja Padat, Bulanan Ngadat”


Denpasar, 21 Agustus 2012

Eksistensi guru SLB di Bali faktanya masih dipandang sebelah mata oleh birokrasi yang mengurusi hak dan kewajiban kaum guru. Jika mata kanan pemerintah memperhatikan kewajiban dan mata kiri mengurusi hak guru SLB, maka kaca mata untuk mata kiri harus sudah dikoreksi dengan yang baru sehingga hak-hak menyangkut kesejahteraan guru SLB tidak ter-marginalkan.

Sekolah Luar Biasa sebagai lembaga pendidikan khusus yang melayani anak-anak berkebutuhan khusus menuntut kinerja maksimal dari tenaga pendidiknya dalam memenuhi pendidikan bagi siswa-siswanya. Namun tingkat popularitasnya masih menduduki tempat terbawah dalam kacamata birokrasi disamping bargaining power yang rendah karena jumlah guru SLB di Bali yang masih dapat dihitung dengan jari. Continue reading

20 August 2012 Posted by | Kritik & Opini | , , , , | Leave a comment

Dra. Agustiyawati, M.Phil.SNE : “Butuh Kejujuran Buat Vermak SLB”


“Pertama kali saya masuk, ternyata sekolah defisit”! Ucap Ibu Kepala SLB-A Pembina Jakarta yang akrab disapa Ibu Tia kepada kepada tim sekolah imbas asal Bali yang sedang melaksanakan obeservasi di sekolahnya pada awal Agustus 2012. Sosok Ibu Tia memang dikenal keibuan layaknya perempuan Indonesia pada umumnya, namun demikian tegas dalam mengelola Sekolah Luar Biasa yang digawanginya.

SLB-A Pembina Jakarta berada di jalan Pertanian raya, kelurahan lebakbulus kecamatan Cilandak – Jakarta Selatan. Lembaga pendidikan yang aset fisiknya sebagian besar milik Direktorat Pusat, hanya saja SDM-nya adalah PNS Pemerintah DKI Jakarta.

“Membangun SLB tidak segampang membalikkan telapak tangan, apalagi tidak semuanya milik daerah, kerap terjadi benturan dalam menetapkan kebijakan” ucap ibu Tia. Continue reading

18 August 2012 Posted by | Pendidikan | , , , , , , , , , | Leave a comment

“Raja Dretarastra Drop Out dari SLB Hastinapura”


(Sekedar latihanku corat-coret fiksi)

Suatu sore ditahun 2800 SM, tiga orang bocah bermain-main di halaman sebuah rumah mewah diawasi oleh dua orang pembantunya. Mereka bersenda gurau terkadang tertawa terbahak-bahak karena asyik dengan permainannya. Terkadang mereka berlari saling kejar mengejar di halaman rumah yang sangat luas itu. Maklumlah, istana kerajaan kuru adalah tempat paling mewah di hastina kala itu. Rumah seluas 800 meter persegi ditempati oleh dua orang ibu permaisuri yang bernama ibu Ambika dan Ambalika. Dari kedua permaisuri inilah cikal bakal keturunan bangsa bharata yang gagah perkasa.

Bocah-bocah itu tiada lain adalah Dretarastra, pandu dan widura. Dretarastra adalah putra ibu Ambika, pandu adalah putra ibu ambalika dan widura adalah saudara tiri dari keduanya dari ibu yang berbeda. Namun ketiga anak itu mempunyai ayah yang sama. Continue reading

2 July 2012 Posted by | Kritik & Opini, Mahabharata | , , , , , , , | 1 Comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.