VANtheyologist

Give freedom our Opinions..

Dudonan Karya “Mamungkah, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih Lan Mapedudusan Agung” Pura Penataran Pande Bujaga 2013


Dudonan Karya “Mamungkah, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih Lan Mapedudusan Agung” Pura Penataran Pande Bujaga 26 Januari 2013

  1. Download Dudonan hal 1
  2. Download Dudonan hal 2
  3. Download Dudonan hal 3
  4. Atau baca selengkapnya dibawah ini : Continue reading

28 October 2012 Posted by | Mahasemaya Warga Pande | , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mahasemaya Warga Pande : Karya Ring Pura Penataran Pande Bujaga 2013


Sukseskan Karya Mamungkah, Mapedagingan, Ngenteg Linggih Lan Mapedudusan Agung Pura Penataran Pande Bujaga, Nongan, Karangasem.

(Jln Raya Besakih, Karangasem)

 

6 February 2012 Posted by | Bali, Budaya, hindu, Mahasemaya Warga Pande | , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Bhisama Pesemetonan Warga Pande “Kita mangke asanak ring Pande kabeh. Aywa ngucap ming telu, sadohe ming ro”


Bhisama Kelima “Tentang Pesemetonan Warga Pande”

“THE PANDE’S POWER”

pura_besakih

”Mangkana kengeta, aja lali wruhakena wwang sanakta kabeh. Kita sadaya ajwa lupa ring kajaten, duk ring Yambhu dwipa turun ka Yawa dwipa, tan len Sira Mpu Brahma Wisesa kawitan sira Pande kang ana wayeng Bali-pulina. Kita mangke asanak ring Pande kabeh. Aywa ngucap ming telu, sadohe ming ro. Tan ana sor tan ana luhur, tunggal pwa witnis nguni, kadi anggan ing pang ning kayu-kayu mara jatin ira. Ana awah ana juga tan pawah. Kalingania mangkana juga kita asanak, tan dai angadol kadang. Aja amumpang laku, aywa arok ring wwang hina-laksana”.

(ingatlah selalu, jang lupa dengan seluruh keluargamu. Kita tidak boleh lupa dengan jati diri, sejak dari India, sampai ke pulau Jawa, tidak lain Mpu Brahma Wisesa leluhurmu termasuk yang ada di pulau Bali. Kalian semuanya keturunan Pande. Kalian adalah sedarah daging. Jangan merasa memindon (saudara tingkat III) sejauh-jauhnya adalah memisan (saudara tingkat II). Tidak ada yang lebih rendah, tidak ada yang lebih tinggi. Seperti pohon ada yang berbuah ada yang tidak berbuah (bernasib baik-tidak bernasib baik). Tetapi kalian semua tetap bersaudara, tidak boleh menjual saudara. Jangan berbuat tidak baik, jangan sombong pada orang yang tidak baik.

12 September 2009 Posted by | Mahasemaya Warga Pande | , , | 3 Comments

Bhisama Pande


Bhisama Pertama ” Tentang Pura Besakih dan Pura Penataran Pande di Besakih “

Dikutip dari : Bli Pande Asli (http://wargapande.blogspot.com)

Bhisama pertama, berupa bhisama agar Warga Pande tidak lupa menyungsung Pura Besakih dan Pura Penataran Pande di Besakih. Bhisama ini dipesankan dengan tegas oleh Mpu Siwa Saguna kepada Brahmana Dwala di Pura Bukit Indrakila sebagai berikut : ”Mangke hiyun ira turun ing Besaki. Didine ane Penataran Pande. Kita aywa lupa bakti ring kawitan ring Besakih”. (Sekarang kupesankan kepadamu, pergilah engkau ke Besakih. Disana ada Penataran Pande. Jangan lupa sujud bakti kepada kawitanmu di Besakih).

Apa akibatnya kalau Warga pande lupa nyungsung Ida Betara Kawitan yang berstana di Pura Ida Ratu Bagus Pande di Besakih ? marilah kita resapkan dan camkan Bhisama Mpu Siwa Saguna kepada Brahmana Dwala berikut : ”Warahakena katekeng mahagotranta, ri wekas inget-inget aja lali. Yan kita lipya ngaturanga panganjali ring Bhatara Kawitan, tan wun kita kabajrawisa de paduka Bhatara, sugih gawe kurang pangan”. (sebarluaskanlah kepada keluarga besarmu, sampai keturunanmu dikemudian hari kelak. Ingatlah selalu, jangan sampai lupa. Kalau engkau sampai lupa menyembah (nyungsung) Bhatara Kawitan, engkau akan disalahkan oleh Ida Bhatara. Kedati usahamu sukses engkau akan selalu kekurangan pangan). Continue reading

26 April 2009 Posted by | Mahasemaya Warga Pande | , | 1 Comment

Mahabrata


Mahabrata “Sebuah Perang Dahsyat di Medan Kurukshetra”

mahabharata0702mahabharata_war

Dalam Kesusastraan kuna kita mengenal dua epos yang besar, yaitu Ramayana dan Mahabhrata, yang dahulunya ditulis dalam bahasa sansekerta. Pengarang-penyair epos mahabrata dikatakan Bhagawan Wyasa. Adapun etimologi kata Mahabharata itu berasal dari kata Maha yang berarti besar dan kata bharata yang berarti bangsa bharata. Pujangga Panini menyebut Mahabhrata itu sebagai “Kisah Pertempuran Besar Bangsa Bharata”. Yaitu Kaurawa dan Pandawa.

Berikut Silsilah Kaurawa dan Pandawa:

mahabrata

Continue reading

2 April 2009 Posted by | hindu, Sejarah | , , , , , , , , , , , | 4 Comments

Pemuja Arca, ataukah penyembah berhala?


Umat Hindu Pemuja Arca, Ataukah Penyembah Berhala?

arca-3arca-4

Konsep pemujaan terhadap murti atau arca Tuhan dan berbagai penjelmaan-Nya merupakan ciri pokok cara sembahyang dalam Agama Hindu. Sebaliknya dalam ajaran agama lain cara tersebut dipandang sebagai sebuah jalan kesesatan. Umat agama lain melarang keras pemujaan terhadap objek sembahyang apapun yang diciptakan oleh manusia. Cara sembahyang umat hindu dituduh sebagai pemujaan berhala. Celakanya, pemujaan terhadap berhala inilah yang sering dijadikan sebagai alasan untuk “menyelamatkan” orang-orang Hindu.

Berbagai pertanyaan mencuat ketika melihat cara orang hindu memuja tuhan mereka. Masak sih, Tuhan seperti batu? Tidakkah berarti kita membatasi tuhan kalau tuhan kita puja dalam wujud tertentu? Apakah bukan pelecehan besar kalau kita mempersamakan Tuhan dengan benda-benda ciptaannya? Lalu muncullah berbagai pertanyaan teologis yang acapkali memojokkan. Continue reading

16 March 2009 Posted by | Budaya, Topik Hangat | , , , , , , | 6 Comments

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.