Mahabrata
Mahabrata “Sebuah Perang Dahsyat di Medan Kurukshetra”
Dalam Kesusastraan kuna kita mengenal dua epos yang besar, yaitu Ramayana dan Mahabhrata, yang dahulunya ditulis dalam bahasa sansekerta. Pengarang-penyair epos mahabrata dikatakan Bhagawan Wyasa. Adapun etimologi kata Mahabharata itu berasal dari kata Maha yang berarti besar dan kata bharata yang berarti bangsa bharata. Pujangga Panini menyebut Mahabhrata itu sebagai “Kisah Pertempuran Besar Bangsa Bharata”. Yaitu Kaurawa dan Pandawa.
Berikut Silsilah Kaurawa dan Pandawa:
Pemuja Arca, ataukah penyembah berhala?
Umat Hindu Pemuja Arca, Ataukah Penyembah Berhala?
Konsep pemujaan terhadap murti atau arca Tuhan dan berbagai penjelmaan-Nya merupakan ciri pokok cara sembahyang dalam Agama Hindu. Sebaliknya dalam ajaran agama lain cara tersebut dipandang sebagai sebuah jalan kesesatan. Umat agama lain melarang keras pemujaan terhadap objek sembahyang apapun yang diciptakan oleh manusia. Cara sembahyang umat hindu dituduh sebagai pemujaan berhala. Celakanya, pemujaan terhadap berhala inilah yang sering dijadikan sebagai alasan untuk “menyelamatkan” orang-orang Hindu.
Berbagai pertanyaan mencuat ketika melihat cara orang hindu memuja tuhan mereka. Masak sih, Tuhan seperti batu? Tidakkah berarti kita membatasi tuhan kalau tuhan kita puja dalam wujud tertentu? Apakah bukan pelecehan besar kalau kita mempersamakan Tuhan dengan benda-benda ciptaannya? Lalu muncullah berbagai pertanyaan teologis yang acapkali memojokkan. Read more »







ID174094319
































