VANtheyologist

Give freedom our Opinions..

Mahabrata


Mahabrata “Sebuah Perang Dahsyat di Medan Kurukshetra”

mahabharata0702mahabharata_war

Dalam Kesusastraan kuna kita mengenal dua epos yang besar, yaitu Ramayana dan Mahabhrata, yang dahulunya ditulis dalam bahasa sansekerta. Pengarang-penyair epos mahabrata dikatakan Bhagawan Wyasa. Adapun etimologi kata Mahabharata itu berasal dari kata Maha yang berarti besar dan kata bharata yang berarti bangsa bharata. Pujangga Panini menyebut Mahabhrata itu sebagai “Kisah Pertempuran Besar Bangsa Bharata”. Yaitu Kaurawa dan Pandawa.

Berikut Silsilah Kaurawa dan Pandawa:

mahabrata

Bhagawan Wyasa, sebagai pengarang-penyair epos Mahabharata, oleh anggapan tradisional dikatakan pula penyusun kitab-kitab suci Weda, Wedanta, dan Purana. Tetapi mengingat jangka waktu antara lahirnya kitab-kitab suci weda, Wedanta dan Purana begitu sangat panjangnya, yaitu kira-kira antara 300 tahun sebelum masehi dan abad ke 4 sesudah masehi, maka Bhagawan Wyasa sebagai pengarang-penyair Mahabharata dan juga sebagai penyusun-pencipta kitab-kitab suci tersebut diatas adalah sukar dipertahankan.

Menurut kitab-kitab suci purana , kita temui sebanyak 28 orang Wyasa. Sesungguhnya etimologi kata Wyasa itu adalah penyusun atau pengatur. Mungkin dalam hubungan artian inilah maka tiap penyusun-pencipta atau pengarang-penyair pada jaman dahulu disebut Bhagawan Wyasa. Lebih-lebih kalau hasil ciptaannya merupakan satu monumen dari jamannya, sudah wajarlah kiranya ia mendapat pujian, dihormati bahkan didewa-dewakan pula. Lagipula disamping itu, tidak jarang kita pelajari bahwa suatu ciptaan atau hasil karya besar di jaman dahulu itu tanpa nama tau tidak diketahui nama pengarang-penciptanya. Situasi semacam ini kiranya juga menambah kuatnya kesimpulan yang menyatakan bahwa karya-karya tersebut adalah ciptaan seorang wyasa, atau untuk menghormatinya; Bhagawan Wyasa.

mahabharata_1

Dibawah ini adalah kedelapanbelas buku (parwa) epos Mahabrata:

1. Adiparwa 10. Sauptikaparwa

2. Sabhaparwa 11. Striparwa

3.Wanaparwa 12. Santiparwa

4. Wirataparwa 13. Anusasanaparwa

5. Udyogaparwa 14. Aswamedhikaparwa

6. Bhismaparwa 15. Asramaparwa

7. Dronaparwa 16. Mausalaparwa

8. Karnaparwa 17. Mahaprasthanikaparwa

9. Salyaparwa 18. Swargarohanaparwa

Sumber : Buku “MAHABHARATA” ; Nym S. Pendit

2 April 2009 - Posted by | hindu, Sejarah | , , , , , , , , , , ,

4 Comments »

  1. Sejarah ttg perang saudara, memang sudah ada sejak zaman dahulu kala :)

    Comment by tengkuputeh | 14 April 2009 | Reply

  2. Eh katanya juga…kisah2 itu nyata, bner gk ya?

    Comment by Juwita | 27 May 2009 | Reply

  3. Di jaman sekarang cerita mahabrata dan ramayana dapat di lihat pada cerita wayang kulit, baik jawa maupun bali. Celakanya sebagian besar orang menganggap wayang hanya berupa hiburan semata, bukannya sejarah yg telah terjadi di masa lampau.

    Comment by Gusti putu yudiarsana | 25 October 2009 | Reply

  4. Senang sekali rasanya punya kesempatan untuk mendalamai dan memahami Hinduisme. Mahabarata dan Ramayana: dua epos besar Hindu yg amat inspiratif. Artikel” yg macam ini sangat membantu dalam bagaimana kita menjajajaki hidup dengan lebih bijak. Secara pribadi saya ini membatu saya dalam perkuliahan Hinduisme di bangku kuliah. matur T-Q ya…
    -_-

    Comment by tzuchiya | 17 May 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: